Dunia Internet

Internet Indonesia semakin maju

internet indonesia semakin maju

Menteri Komunikasi serta Informatika (Menkominfo) Rudiantara, dalam Konvensi Nasional Media yang di gelar untuk menyemarakkan Hari Pers Nasional (HPN) ke-69 di Ambon, Maluku, menyampaikan industri media nasional bisa maju serta berkepanjangan dalam lanskap global. Industri media kurang cuma memercayakan integritas namun mesti digabungkan dengan integrasi media dalam taraf global.

“Sesuai dengan arti dari Konvensi ini, bukan sekedar integritas walau demikian lebih adalah integrasi media dalam lanskap global, sesuai sama perkembangan tehnologi komunikasi serta info sekarang ini, ” kata Rudiantara waktu jadi pembicara dalam Peringatan Hari Pers Nasional yang Konvensi Nasional Media Massa dengan topik “Integritas Media Nasional dalam Lanskap Komunikasi Global : Kesempatan serta Tantangan”, di Ambon, Rabu (08/02).

Rudiantara memberikan, tantangan pasar global yang sekarang ini makin menghadap pada bidang tehnologi info serta komunikasi (TIK). Tantangannya sekarang ini yaitu pemakaian kesempatan tehnologi TIK yang makin maju serta popular, lantaran kapitalisasi pasar perusahaan global sekarang ini makin menghadap pada bidang TIK.

“Sementara itu di Indonesia, perubahan pasar Indonesia sekarang ini lebih ke arah accessible serta consumerable markets, dimana mengkonsumsi HP serta smartphone telah demikian besar, serta bakal makin bertambah, semakin banyak dari rekening bank, hingga Indonesia diliat oleh dunia sebagai sizeable captive market, ” jelas Rudiantara.

Rudiantara juga menuturkan supaya dimana saja serta pasar apa pun di Indonesia mesti dapat accessible dengan TIK, lantaran global tengah lihat Indonesia. “Bagaimana pasar wisata dimana saja di Indonesia bisa dibuka oleh wisatawan dari manapun dengan cara global, ” terang Rudiantara.

Oleh karenanya, lanjutnya, pekerjaan pemerintah untuk mempersiapkan infrastruktur jaringan telekomunikasi untuk mensupport kesiapan ini. “Harus diaplikasikan affirmative policy. Jadi kita bangun Palapa Ring sebagai tol info berbasiskan jaringan fiber optik yang perlu masuk hingga Natuna, Miangas, serta yang lain yang begitu strategis, ” tegas Rudiantara.

Rudiantara menyampaikan, pembangunan jaringan infrastruktur telekomunikasi jaringan fiber optik yang bakal menghubungkan semua lokasi Indonesia dalam jaringan internet bakal usai pada 2018 yang akan datang. Serta saat semua pembangunan infrastrukturnya usai, jadi orang-orang di semua Indonesia bakal tersambung dengan cara internet lewat telepon pandai atau smartphone.

Selain bangun kesiapan infrastruktur, lanjutnya, yang butuh di pastikan yaitu janganlah hingga saat infrastruktur siap, malah pihak asing yang lebih mengambil market share content. “Kita memanglah tak dapat lakukan restriksi (pembatasan), walau demikian kita dorong equal treatment serta equel level pada OTT global serta OTT nasional, sekurang-kurangnya dalam customer service (ada keperluan service untuk pemakai di Indonesia), data protection, fiskal/pajak, ” tegasnya.

Lalu masihlah ada dua tantangan yang lain, yakni tantangan kreatifitas, termasuk juga bagaimana pemakaian datawarehousing serta datamining oleh pelaku usaha nasional, dan tantangan regulasi dimana kita sendiri mesti dapat mempersiapkan regulasi tetapi mesti berbentuk less regulation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll To Top